Senin, 29 Desember 2014

Bahsul Masail Pondok Zumrotu Tholibin Kacangan Tahun 2014





















Bahsul Masail yg dibuka sekitar jam 10 pagi itu diawali dengan sambutan dari para pejabat yaitu Seno Samudro (Bupati Boyolali), Khofifah (Mensos) dan Solahudin Wahid.
Bupati menyinggung masalah BLT yg datanya tidak update sehingga tidak tepat sasaran. Kedepannya dia justru akan menggunakan data sambungan PLN yg 450 watt yg akan diberikan BLT. Khofifah mengurai kualitas SDM NU masih kurang terdidik dan perlunya diversifikasi profesi sehingga SDM NU tdk hanya ahli dibidang religius keagamaan tetapi juga menguasai IPTEK seperti ahli pertambangan dan lainnya.Sedangkan Solahuddin Wahid mengurai sejarah perjuangan generasi awal NU terhadap kemerdekaan RI, serta pengayaan data sejarah keterlibatan NU masuk dalam kurikulum buku sejarah nasional. Solahudin juga menambahkan bahwa permasalahan tidak hanya pada SDM tapi juga pendanaan yang kurang dari pemerintah agar SDM yang hebat tidak lari dan bekerja utk perusahaan asing.
Setelah acara yang dihadiri oleh jajaran dari Boyolali, Semarang dan Jakarta serta para dirjen dan aparat keamanan itu ditutup dengan do'a, penyerahan bantuan kepada fakir miskin dan pemberian plakat oleh mensos kmd istirahat maka acara dilanjutkan dengan bahsul masail diruang sidang sampai malam.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Browser